Cara Hosting Laravel dan Menjalankan di Local Server Tanpa Artisan Serve

by : titan




POSTINGAN kali ini tentang teknologi yang agak sedikit teknis, dan saya rasa cukup bermanfaat buat teman-teman developer yang kebetulan membangun websitenya menggunakan framework Laravel. Framework yang lagi happening ini, memiliki konsep yang berbeda dengan framework lain seperti Codeigniter, terutama laravel 5. Dimana untuk menjalankan di local server, default-nya harus menggunakan konsol bawaan dari laravel itu sendiri, yaitu command ‘php artisan serve‘. Selanjutnya, website kita bisa diakses dengan browser dengan mengakses alamat http://localhost:8000 jika ingin memiliki alamat yang berbeda bisa diubah di virtual host alamat aksesnya.

Akan tetapi, bagaimana jika kita tidak memiliki VPS atau dedicated server untuk hosting website kita di internet? bagaimana caranya meng-hosting website kita di shared hosting biasa? atau bagaimana cara mengakses website di local server tapi dengan alamat seperti biasa, misal: http://localhost/project/html/ ? 

Untuk meng-hosting website kita di shared hosting atau mengakses website kita dengan alamat tertentu caranya sebagai berikut:

Pertama, kita ubah strukur directory default laravel dengan cara membuat folder “Laravel”. Selanjutnya, pindahkan semua folder dan file dari struktur laravel default ke folder “Laravel”, kecuali folder “public”.  Folder “public” bisa di-rename dengan file lain semisal “app/public_html” nantinya folder ini akan menjadi root akses dari url, misal kalau menggunakan nama “app” alamat akses di local menjadi “http://localhost/project/app”

hasil perubahan struktur directory:

Selanjutnya ubah file “index.php” beberapa line code dibawah ini:

sebelumnya:
require __DIR__.’/vocabulary/bootstrap/autoload.php’;

menjadi:

require __DIR__.’/../laravel/bootstrap/autoload.php’;

 

sebelumnya:

$app = require_once __DIR__.’/../laravel/bootstrap/app.php’;

menjadi:

$app = require_once __DIR__.’/../laravel/bootstrap/app.php’;

tambahkan:

$app->bind(‘path.public’, function() {
return __DIR__;
});

Terakhir, bisa dicoba dites hasil konfigurasi di local dengan mengakses : http://localhost/project/[folder-public]. Selanjutnya untuk folder-folder hasil konfigurasi bisa di archieve, kemudian diupload ke server shared hosting via ftp.

Semoga bermanfaat 😀

 

 

Populer