Ilustrasi ini Menggambarkan kenyataan hidup yang sebenarnya

by : titan

illustrasi kenyataan hidup
illustrasi kenyataan hidup



KOLASE, kenyataan terkadang memang pahit, terlebih saat dibenturkan dengan berbagai kepentingan. Nyatanya, di dunia ini banyak orang yang tahu sesuatu yang benar tapi tak mampu menegakkannya. Di Indonesia sendiri kebenaran menjadi bias manakala orang kebanyakan menganggap sesuatu hal itu salah padahal yang mereka lakukan benar ataupun sebaliknya, yang salah malah dianggap benar.

 

Seniman dunia ini membuat ilustrasi untuk menyindir fenomena yang terjadi sekarang, berikut ilustrasi yang mereka buat:

  1. Suap
  2. suap
    Ilustrasi di atas menggambarkan kenyataan dalam kehidupan, keputusan yang tadinya tidak bisa jadi ‘IYA’ jika di tambah dengan pelicin/uang. Fenomena ini bukan rahasia umum lagi terjadi di sekitar kita.
  3. Mengedepankan Gaya daripada Isi Otak
  4. mementingkan gaya daripada isi otak
    mementingkan gaya daripada isi otak

    Maksud dari ilustrasi di atas bisa diartikan orang yang lebih mengedepankan gaya dibandingkan mengedapankan isi otak atau investasi pada pengetahuan.

     

    Menyeimbangkan hati dan fikiran
    Menyeimbangkan hati dan fikiran

    Salah satu kehidupan yang sukses adalah dapat menyeimbangkan antara pikiran dan hati pada setiap langkah yang kita ambil. Memang tidak mudah, tapi sepanjang hidupnya manusia akan terus belajar tentang menyeimbangkan hati dan pikiran ini.

  5. Antipati
  6. antipati
    antipati

    Era sosial media orang lebih antipati dan lebih tidak peduli pada penderitaan orang lain. Di sosial media misalnya bentuk kepedulian terhadap penderitaan orang lain hanya berbentuk like atau sticker emoticon lainnya. Namun, jarang ada yang langsung action membantu kesusahan mereka. Ssemoga kita tidak begitu ya guys! 😀

  7. Pemimpin yang otoriter
  8. pemimpin yant otoriter
    pemimpin yang otoriter

    Banyak pemimpin yang merasa dirinya super power. Mereka berkuasa atas orang-orang yang dipimpinnya, padahal mereka tidak menyadari bahwa kekuatan mereka adalah orang-orang yang menopang mereka sebagai seorang pimpin.

  9. Prajurit yang berkorban
  10. prajurit yang berkorban
    prajurit yang berkorban

    Kenyataan yang pahit, siapa yang berjuang mati-matian, siapa yang dapat pangkat. Sudah bukan hal aneh lagi di zaman sekarang, mereka yang sudah berjuang keras hanya diberi upah sedikit atau penghargaan yang tak sepadan, tapi mereka para aktor intelektual yang hanya berongkang-ongkang kaki lah yang mendapatkan gaji besar dan menikmati kesuksesan yang telah diraih para pejuang.

    Bagi mereka yang berjuang di garis depan sebagai seorang prajurit harus mengorbankan nyawa mereka. Respect buat para tentara, khususnya Tentara Nasional Indonesia (TNI).

  11. Malah Moto bukannya Menolong
malah nonton bukannya menolong
malah nonton bukannya menolong

Kebanyakan orang-orang zaman sekarang emang kelewatan kecanduan smartphone dan social medianya. Ketika melihat orang terkena musibah mereka lebih sibuk untuk mendokumentasikan dan update status dibandingkan menolong orang yang terkena musibah tersebut.

Sekian ilustrasi-ilustrasi yang menggambarkan kenyataan kehidupan sekarang. Kesimpulannya, zaman boleh berubah, tapi rasa kemanusiaan tidak boleh hilang dan harus terus dipelihara. Memang terkadang kenyataan pahit dan mungkin kita yang dirugikan, tapi daripada terus mengutuk kegelapan lebih baik kita mengikhlaskan sambil terus berbuat kebaikan lainnya. (kolase/berbagai sumber)

illustrasi kenyataan hidup
illustrasi kenyataan hidup

Populer